Panduan dan Tata Cara Persiapan Umroh Selama di Tanah Air

Sebelum memutuskan untuk berangkat umroh, sebaiknya Anda mengetahui apa saja yang mesti dipersiapkan. Kami akan memberikan ulasan seputar panduan dan tata cara persiapan umroh untuk Anda secara lengkap.

Ibadah umrah adalah ibadah yang bersifat sunah atau tidak wajib dilakukan. Meski demikian, menunaikannya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Swt tentu saja sangat baik dan mendapatkan pahala ibadah. Pergi umrah tidak seperti berhaji yang hanya bisa dilakukan sekali dalam setahun. Ibadah ini bisa ditunaikan setiap hari.

Karena waktu yang tidak terikat itulah, ibadah umrah lebih mudah direncanakan. Anda tak perlu menunggu bertahun-tahun agar bisa berangkat menunaikannya. Cukup menentukan travel umrah terpercaya pilihan anda, maka anda bisa berangkat dengan tenang. Pun demikian, Anda wajib mempersiapkan ibadah umrah dengan sebaik-baiknya. Jika Anda berencana akan berangkat umrah, maka Anda sedang membaca artikel yang tepat.

Syarat Sah Ibadah Umroh

Artikel ini akan membahas persiapan-persiapan apa saja yang harus dilakukan selama Anda di tanah air. Persiapan yang dimaksud antara lain persiapan lahir, persiapan batin, dan persiapan menjelang keberangkatan. Namun sebelum membahas tentang semua persiapan tersebut, berikut ini adalah syarat-syarat sahnya ibadah umrah.

  1. Beragama Islam,
  2. Balig. Balig atau dewasa berarti mampu membedakan antara yang benar dan salah,
  3. Mukalaf atau berakal,
  4. Merdeka, tidak berstatus sebagai seorang budak, dan
  5. Mampu secara finansial dan fisik.

Jika Anda telah memenuhi kelima persyaratan di atas, maka kini saatnya Anda menyimak amalan-amalan yang perlu dikerjakan dalam mempersiapkan diri untuk berumrah.

Persiapan Lahiriah dalam Umroh

Persiapan lahiriah adalah semua amalan yang kasat mata yang Anda lakukan sebagai bagian dari mempersiapkan perjalanan ibadah umrah Anda. Persiapan ini meliputi:

Bertobat

Bertobatlah sebelum melakukan persiapan yang lain. Sesali segala perbuatan buruk yang telah Anda lakukan, berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, serta ikuti perbuatan-perbuatan buruk itu dengan perbuatan baik.

Meminta izin

Mintalah izin pada orang tua Anda. Minta rida mereka atas perjalanan ibadah Anda karena rida Allah Swt. terletak pada rida orang tua.

Membayar utang

Bayarlah semua utang yang Anda miliki dan kembalikan harta yang Anda dapat dengan cara yang zalim, seperti korupsi misalnya. Dana yang Anda keluarkan untuk membiayai perjalanan ibadah umrah Anda haruslah berasal dari harta yang betul-betul halal dan bersih.

Menyiapkan nafkah yang cukup

Pastikan bahwa keluarga yang Anda tinggalkan selama pergi umrah tidak kekurangan suatu apa pun. Tinggalkan bahan makanan dan sejumlah uang yang cukup untuk digunakan hingga Anda kembali ke tanah air.

Bersedekah

Perbanyaklah bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti kaum duafa, fakir, miskin, serta anak-anak yatim piatu.

Cari kawan saleh

Berangkatlah bersama kawan yang saleh. Melakukan perjalanan bersama orang saleh, Anda akan banyak dibantu, diingatkan saat Anda lupa, ditegur saat Anda melakukan kesalahan, serta dimotivasi untuk selalu teguh dan sabar dalam beribadah.

Berpamitan

Sangat baik jika Anda berangkat dengan memberi kabar kepada tetangga, kerabat dekat, dan saudara lainnya. Mintalah restu mereka dan tanyakan kepada mereka apakah ada doa yang ingin dipanjatkan di tanah suci.

Persiapan Batiniah Sebelum Berangkat Umrah

Selain persiapan lahiriah yang tampak mata, persiapan batiniah juga perlu Anda lakukan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

Berniat

Luruskan niat dan tujuan Anda. Pastikan ibadah umrah yang Anda kerjakan semata karena Allah Swt. dan mengharap rida-Nya, bukan karena Anda ingin dipandang orang lain sebagai orang yang mampu.

Meniggalkan rafas, fusuk, dan jidal

Rafas adalah perkataan kotor dan tidak berguna. Fusuk adalah perbuatan yang menyimpang dari jalan yang benar menurut agama. Sedangkan jidal adalah perbuatan berbantah-bantahan, pertengkaran, dan lain-lain. Ketiga perbuatan tersebut harus dengan sadar Anda tinggalkan sebagai bagian dari melakukan persiapan batin sebelum umrah.

Perbanyak berbuat baik

Berbuat baik yang dimaksud meliputi bicara dengan lemah lembut, bersikap rendah hati, tidak menyakiti orang lain, dan husnuzan atau berprasangka baik.

Ikhlas

Ikhlas dengan tenaga, waktu, dan biaya yang Anda keluarkan untuk menunaikan ibadah umrah ini.

Persiapan Tepat Sebelum Keberangkat Ibadah Umroh

Persiapan yang sebaiknya Anda lakukan tepat sebelum keberangkatan adalah sebagai berikut.

Salat sunah Safar

Dirikanlah salat sunah dua rakaat sebelum berangkat. Pada rakaat pertama, bacalah surat al-Fatihah disertai dengan surat al-Kafirun. Kemudian sertakan surat al-Ikhlas setelah surat al-Fatihah pada rakaat kedua.

Membaca surat-surat pendek

Diperbolehkan membaca ayat Kursi atau surat al-Quraisy masing-masing sebanyak satu kali sebelum keluar rumah. Diperbolehkan pula membaca doa-doa lain yang Anda hafal dan Anda sukai.

Berdoa

Doakanlah keluarga, karib kerabat, serta tetangga dekat yang Anda tinggalkan. Utamakan berdoa agar mereka juga dapat menunaikan ibadah umrah dalam waktu dekat seperti Anda dan doakan juga agar terkabul semua hajat yang mereka inginkan. Berdoa pulalah saat naik kendaraan.

Tuntunan dalam Berdoa Ketika Berangkat Umroh

  • Saat menaiki kendaraan, bacalah ‘bismillah’
  • Setelah duduk di dalam kendaraan, bacalah ‘alhamdulillah’ dan diteruskan dengan membaca bacaan seperti yang tertera dalam Alquran surat az-Zukhruf ayat 13 dan 14

‘Subhaanallahdzii sakhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun’,

Arti kedua ayat tersebut adalah:

“Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

  • Kemudian, teruskan lagi dengan membaca ‘Allaahu akbar’ sebanyak tiga kali. Atau membaca bacaan seperti yang telah diriwayatkan oleh Abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’I dengan sanad sahih.

Subhaanaka innii dzalamtu nafsii faghfir lii innahuu laa yaghfiru dzunuub illaa anta’.

Yang artinya:

“Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku menganiaya diriku sendiri (maka) ampuni aku karena tidak ada (yang) bisa mengampuni kecuali Engkau.”

Setelah seluruh persiapan selesai dikerjakan, kini saatnya Anda melakukan perjalanan. Di saat ini pun, ada amalan-amalan yang bisa Anda lakukan agar Anda merasa aman dalam perjalanan jauh ini.

Amalan-amalan dalam perjalanan jauh menuju umroh

Menjaga wudhu

Usahakan Anda tetap dalam keadaan suci selama dalam perjalanan. Jika batal, Anda bisa segera mengambil wudhu kembali.

Perbanyak berbuat kebaikan

Sabar dan tawakal selama dalam perjalanan adalah hal yang wajib diterapkan. Selain itu, iringi pula dengan banyak berbuat kebaikan.

Berdoa

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah pernah bersabda, yang artinya,

“Tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan: doa orang yang dizalimi, doa orang yang sedang bepergian, dan doa orang tua kepada anaknya.”

Dengan kata lain, perbanyaklah berdoa ketika Anda sedang melakukan perjalanan karena di saat itulah doa Anda tidak tertolak dan akan dikabulkan.

Semua amalan yang telah dijelaskan di atas merupakan amalan penting yang tidak boleh ditinggalkan. Jika ketika umrah saja kita tak lupa membawa oleh-oleh umrah, apalagi dalam hal inti utama dalam berumrah itu sendiri, ibadah. Sempurnanya ibadah umrah Anda juga berkaitan erat dengan amalan-amalan tersebut sebab tidak mungkin Anda memperoleh mabrur dalam umrah hanya dalam waktu satu pekan di tanah suci tanpa persiapan lahir dan batin sebelum berangkat.

Semoga artikel tentang panduan dan tata cara persiapan umroh ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

Baca Juga: Perlengkapan Untuk Persiapan Umrah yang Mesti Anda Ketahui

Selamat menunaikan ibadah umrah!

Leave a Comment